0
Catatan Kecil, Singkat dan Sederhana saja mengenai belajar Ikhlas.

Seorang pembesar bernama Malik bin Al Mundzir pernah mengundangnya.
"Terimalah jabatan sebagai Qadhi!".
Tetapi Muhammad bin Wasi' menolak, tapi Malik tetap membujuknya dan berkata,"Kamu harus mau menjabat sebagai Qadhi, jika tidak aku akan mencambukmu sebanyak 300 kali!".
Muhammad bin Wasi' mengatakan,"Jika engkau lakukan, engkau orang yang semena-mena. Sungguh, hina di dunia lebih baik daripada hina di akhirat".

Hammad bin Zaid berkata,"Ada orang berkata kepada Muhammad bin Wasi', "Berikanlah wasiat untukku!".
Beliau menjawab, "Aku wasiatkan kepadamu agar engkau menjadi raja di dunia dan akhirat".
Orang itu bertanya, "Bagaimanakah caranya?".
Muhammad bin Wasi' menjelaskan, "Bersikaplah zuhud terhadap dunia".

Sulaiman At Taimi berkata, "Aku tidak pernah melihat orang yang khusyu'nya melebihi Muhammad bin Wasi'."

Hazm Al Qath'i berkata, "Muhammad bin Wasi' berkata menjelang wafatnya, "Wahai saudara-saudara, tahukah kalian kemana aku akan dibawa pergi? Demi Allah, ke neraka kecuali Allah memberikan ampunan untukku"

Muhammad bin Wasi' jika ditanya, "Apa kabar anda pagi ini?".
Beliau menjawab, "Ajalku dekat, angan-anganku masih panjang sementara amalanku buruk".

Muhammad bin Wasi' berkata, "Sungguh, ada seseorang sering menangis selama 20 tahun dan istrinya yang selalu di dekatnya tidak pernah tahu".

Post Comment

Poskan Komentar

Tinggalkanlah Komentar yang ahsan. Buuriktum Fiih....

 
Top