0
»» Sesendok Teh Pelega Dahaga di Kalang Kabut ««

Kadang, ketika kau mencintai seseorang, kamu tak mampu memberikan alasan kenapa kamu mencintainya
Kamu hanya tau, di mata mu, ia lah satu-satunya..

Seseorang yang mencintaimu. Sebenarnya selalu membuatmu marah, gila, jengkel, stress.
Tapi ia tidak pernah tahu hal bodoh apa yang sudah ia lakukan, karena semua yang ia lakukan adalah untuk kebaikanmu.

Seseorang yang mencintai kamu. Pun Jarang memujimu.
Tetapi di dalam hatinya, kamu adalah yang terbaik. Dan Hanya itu yang ia tahu.

Seseorang yang mencintai kamu. Akan marah atau mengeluh, jika kamu tidak mau berjalan di sampingnya, karena kau mendahuluinya atau berada di belakangnya.
Karena ia peduli serta khawatir, dan tidak ingin sesuatu terjadi padamu.

Seseorang yang mencintai kamu. Hanya menjatuhkan air matanya di hadapanmu.
Dan, ketika kau mencoba menghapus air matanya, kau telah menyentuh hatinya. Di mana hatinya selalu berdegup, berdenyut, bergetar untukmu.

Seseorang yang mencintai kamu akan mengingat setiap kata yang
kau ucapkan. Yang sengaja terucap atau bahkan
yang tidak sengaja sekalipun.
Dan ia akan selalu menggunakan kata - kata itu, tepat pada waktunya.

Seseorang yang mencintaimu, ia akan berusaha mengubahmu dg tangannya sendiri apa2 yang bisa diubah dg baik. Dan ia akan berubah spt yg kau inginkan, untuk mencari titik temu.
Karena yang ia tau, ia tak ingin kehilanganmu.

Seseorang yang mencintai kamu. Tidak akan memberikan janji apapun dengan mudah. Karena ia tidak mau mengingkari janjinya. Ia ingin kamu untuk mempercayainya,dan ia ingin memberikan hidup yang paling bahagia dan aman untukmu selamanya.

Seseorang yang mencintai kamu. Ia akan mengingat kejadian istimewa yang terjadi antara dirimu dan dirinya. Dan ia tahu bahwa setiap detik yang ia lalui adalah saat dimana Ia mencintaimu, dan tidak peduli hari apakah ini.

Seseorang yang mencintaimu, ia akan berusaha seserius mungkin, dan ia akan melengkapi kekuranganmu dan menyempurnakanmu.
Karena bukan kesempurnaan yang ia cari, satu dua kekurangan dan khilafmu, tidak menyurutkan cintanya kpdmu.

Pernahkah kita jujur mencintai dan dicintai seperti ini..???



Pekalongan, 05 Desember 2013


Rizqianto Hermawan

Post Comment

Poskan Komentar

Tinggalkanlah Komentar yang ahsan. Buuriktum Fiih....

 
Top