0
Kesimpulan dari artikel-artikel sebelumnya yang diambil dari buku karya Arthur Koestler (Seorang Yahudi Ashkenazi) yang berjudul "The Thirteenth Tribe". Mengungkapkan beberapa kebohongan Yahudi. Walaupun ini masih dalam tahap penelitian. Tapi dari sini kita bisa sedikit memahami sejarah Yahudi. Silahkan Download PDF / EBOOK bukunya di sini : Klik di Sini.

Random House: Tinjauan Pastor Sheldon Emry

Page Information (Penjelasan Halaman)

1). Hal. 15. Pada tahun 740 M, Suku bangsa Khazars mengambil Judaisme sebagai agamanya)

2). Hal. 16. Menurut "1973 Jewish Encyclopedia and A. N. Poliak, Professor, Medieval Jewish History", Tel Aviv University. Mayoritas Yahudi Eropa Timur adalah suku bangsa Khazar yang aslinya keturunan Japhet, bukan Semit.

3). Hal. 17. Yahudi lebih dekat hubungan keturunannyanya dengan suku bangsa Hun, Uigur dan Magyrs daripada keturunan Ibrahim, Ishak dan Ya'kub)

4). Hal. 18. Suku bangsa Khazars merupakan bangsa campuran

5). Hal. 20. Mereka dikenal sebagai Ya'juj dan Ma'juj

6). Hal. 22. Kata Ketzer dalam bahasa Jerman adalah Khazar dalam bahasa Inggris yang artinya bid'ah atau Yahudi

7). Hal. 23. Dalam abad ke-4, suku bangsa Khazars bersama-sama dengan Atilla, suku bangsa Hun

8). Hal. 37-39. Sebagian dari mereka phallic worshipers, membunuh orang atas dasar hasad dan dengki yang dianggapnya sebagai ibadah pengorbanan untuk tuhan

9). Hal. 46. 1000 tahun lalu sejarawan bangsa Arab mengatakan, "Suku Bangsa Khazars dan Rajanya, mereka semuanya Yahudi ... beberapa sejarawan Arab berpendapat bahwa mereka adalah Ya'juj dan Ma'juj

10). Hal. 47-50. Khazars were re-exporters of foreign goods, middlemen, inspectors of trade, goldsmiths, and silversmiths; and they exacted 10% tax on all trade.

11). Hal. 59-63. Yahudi meninggalkan Roma dan Yunani pergi ke Khazaria untuk menghindari paksaan masuk agama Kristen. Mereka memeluk Islam saat terpaksa, namun menanggalkannya bila merasa aman

12). Hal. 72. Raja Khazar dalam sebuah suratnya, memerintahkan menelurusi asal-usul rakyatnya pada suku Togarma dan Japheth, yang merupakan nenek moyang semua suku bangsa Turki

13). Hal. 81. Pada tahun 824M, seorang rahib menulis:"di bawah langit sana hidup sekelompok manusia, diantara mereka tidak didapati seorangpun beragama Kristen, nama suku bangsanya adalah Ya'juj dan Ma'juj, mereka adalah suku bangsa Hun, salah satu diantara mereka disebut Gazarai (Khazari?), yang melakukan sunat dan melaksanakan semua ajaran agama Judaisme.

14). Hal. 93. Bangsa Rusia yang Komunis berupaya menyembunyikan hubungan antara Khazar dan Yahudi

15). Hal. 95-132. Sejarah memutuskan hubungan antara Kekaisaran Khazar dengan menyatunya Yahudi kedalam komunitas bangsa Rusia, Polandia dll.

16). Hal. 135. Kerajaan Khazar dikenal dengan sebutan sebuah kerajaan Yahudi "Merah"

17). Hal. 141. Suku bangsa Khazars bergabung dengan Jengis Khan dengan tetap mempertahankan Judaisme

18). Hal. 145. Menggunakan beberapa nama untuk satu arti -- Khazar, Zhid atau Yid dan Yahudi

19). Hal. 151. Mayoritas Yahudi pada Abad Pertengahan adalah suku bangsa Khazars

20). Hal. 152-154. Jews were mintmasters, royal treasurers, tax collectors, and money lenders. Principal source of income was foreign trade and the levying of customs dues and they practiced communal life.

21). Hal. 159-161. Nama asli Khazars dihilangkan dan kemudian dikenal sebagai Yahudi. Pada Abad Kegelapan sebagian besar perdagangan dikuasai Yahudi, termasuk perdagangan budak

22). Hal. 163-167. Sewaktu terjadi Perang Salib seluruh kota-kota Yahudi, penduduknya semua bunuh diri daripada harus memeluk agama Kristen.

23). Hal. 167-171. Terbukti hanya sedikit Yahudi Sephardim yang tinggal di Eropa, bagian terbesar Yahudi di Eropa saat ini aslinya adalah Khazar

24). Hal. 172-174. Gives origin of Yiddish language. It is NOT Hebrew!

25). Hal. 178. "The Jewish dark ages may be said to begin with the Renaissance." (Reviews comment: This remark by the Jew Cecil Roth, coupled with other information, is a sorrowful admission that the Jews were supreme in the Dark Ages but lost their dominion over Europe when the Light of God's Word brought about the Renaissance!)

26). Hal. 180-199. Dengan mengutip dari banyak sumber untuk membuktikan bahwa Yahudi BUKAN berasal dari keturunan suku Israel seperti dimuat Bible, disimpulkan sbb: ... bukti-bukti antropologi sejalan dengan sejarah dalam menyangkal kepercayaan umum mengenai asal-usul bangsa Yahudi berasal dari suku Israel.

27). Hal. 200-222. Refers to others who have written on the same subject.

28). Hal. 223. Hak Israel untuk hidup ... tidak berdasarkan ... mitos perjanjian antara Ibrahim dengan Tuhan, tapi berdasarkan Hukum Internasional -- yaitu keputusan PBB tahun 1947 ..

29). Hal. 224-226. Koestler mengakhiri tulisannya dengan mengatakan bahwa ia yakin banyak orang Yahudi telah mempelajari asal-usul keturunan nenek moyang mereka suku bangsa Khazar dan sekarang menolak Doktrin Manusia Pilihan.

ARTIKEL TERKAIT :
1. Mengenal Sejarah Yahudi (Ashkenazi Asli Keturunan Israel?) Bag.1
2. Mengenal Sejarah Yahudi (Ashkenazi Asli Keturunan Israel?) Bag.2
3. Sejarah Kerajaan KHAZARIA (Cikal Bakal Ya'juj dan Ma'juj Modern)

Post Comment

Poskan Komentar

Tinggalkanlah Komentar yang ahsan. Buuriktum Fiih....

 
Top