0
Syaikh Abu Bashir Ath Tharthusi dalam kitab Tahdzib Syarah Aqidah Ath Thahawiyyah menjelaskan :
Seluruh isi Al Qur’an adalah Tauhid :
a. Jika berkaitan dengan nama, sifat dan perbuatan Allah, maka itu adalah TAUHID 'ILMY (keilmuan) dan TAUHID KHOBARY (berita/pemberitahuan)
b. Jika berisi seruan untuk beribadah hanya kepada Allah semata serta tidak mensekutukan Allah, maka itu adalah TAUHID IRADY (yang berkaitan dengan iradah/keinginan dan niat) dan Tauhid Tholabiy (perintah)
c. Jika berkaitan dengan perintah, larangan dan ketaatan, maka itu adalah hak-hak dan penyempurna Tauhid
d. Jika berkaitan penghormatan dan karunia Allah kepada orang-orang yang bertauhid, maka itu adalah ganjaran Tauhid
e. Jika berkaitan siksa dan azab Allah kepada orang-orang musyrik, maka itu adalah ganjaran mereka yang menentang Tauhid
Dalam Al Ushul Ats Tsalatsah, Syaikhul Islam Muhammad bin Abdul Wahhab At Tamimy menjelaskan firman Allah :
"Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku." (QS Adz Dzariyat : 56).
Ibadah, dalam ayat ini, artinya : TAUHID. Dan perintah Allah yang paling agung adalah TAUHID, yaitu memurnikan ibadah hanya untuk Allah semata.

Syaikh Rabi' bin Hadi AL Madkholi pun berkata, "Seluruh isi al Quran berbicara tentang tauhid, tentang orang yang bertauhid dan balasan untuk mereka, tentang orang yang menyimpang dari tauhid dan yang berbuat syirik serta balasan untuk mereka. Maka seluruh al Quran berbicara tentang tauhid."

"Hal ini menunjukkan betapa agung dan pentingnya masalah tauhid. Hal ini tidaklah diketahui kecuali oleh para Imam Tauhid yaitu para Rasul yang mulia dan oleh orang-orang yang adil dan selain mereka. Tidak juga diketahui kecuali oleh orang yang menempuh jalan mereka dalam memberikan perhatian pada tauhid dan berdakwah kepadanya."

Post Comment

Poskan Komentar

Tinggalkanlah Komentar yang ahsan. Buuriktum Fiih....

 
Top