0
KERANCUAN YANG SELALU SAYA PIKIRKAN, APA SEBENARNYA YANG MEREKA CARI?? Kebenaran ataukah Kesalahan??? 
Mari kita berlogika :


**Saya mengatakan Cingkrang, Cadar, Jenggot adalah Sunnah Rasulullah,






1. MENGENAI CINGKRANG
- Pernyataan Saya : Soal cingkrang dulu saya pernah posting baik di FACEBOOK maupun di BLOG PRIBADI SAYA juga bahwa itu kembali kepada orang yang meyakininya bagaimana dan saya tidak mencela mereka yang isbal, dan saya tetap pergauli mereka dengan akhlaq yang baik.


- Tanggapan mereka bahwa Ini masalah fiqih, khilafiyyah dan furu'iyyah, tapi anehnya mereka malah mencela saya dengan menuduh saya terkait jaringan A, jaringan B, dan mencela saya ISLAM garis keras. Bukankah dalam masalah Khilafiyyah itu boleh mengingkari TAPI tidak ada pengingkaran yang keras??? (Kembali ke USHUL FIQH)
==================================

2. MENGENAI CADAR


- Pernyataan saya: Soal cadar saya mengatakan sunnah, saya tidak mewajibkan Muslimah memakai cadar dan itu kembali ke Kondisi, 'Urf, situasi, menjadi sorotan atau tidak, dll...


- Tanggapan mereka bahwa orang yang memakai cadar itu ekstrim, tidak umum, diluar kebiasaan, ciri islam garis keras, dan sebutan2 yang lain. dan soal cadar ini adalah masalah khilafiyyah dan furu'iyyah. dan cadar itu merupakan bentuk ARABISASI.


- Saya menimpali : Kalau ini masalah khilafiyyah kenapa mereka mencela dan menuduh saya dan orang yang memakai cadar? Sungguh ini kerancuan bagi saya. dan saya berikan dan paparkan soal cadar dari FIQIH SYAFI'IYYAH, bagaimana Ulama Madzhab Syafi'i justru "MEWAJIBKAN" memakai cadar dan ini yang "MU'TAMAD" seperti yang tertera di BAHTSUL MASA'IL dari hasil MUKTAMAR NU.Jadi siapa sebenarnya YANG EKSTRIM...???? dan siapa Sebenarnya yang SANGAT-SANGAT MENGARABISASI INDONESIA????


- Mereka menanggapi bahwa saya tidak bisa menerapkannya di masyarakat. buktinya adalah saya masih memakai jubah dan cingkrang di tempat umum di kampung halaman yang itu terlihat "EKSTRIM, TIDAK UMUM, bahkan dinilai sombong.
- Saya timpali : Wallahu ini perkara ANEH, Mereka yang NU dan MUHAMMADIYYAH di kampung saya banyak yang memakai JUBAH bahkan tak jarang yg di MUHAMMADIYYAH yang cingkrang. Lantas KENAPA SAYA SAJA YANG DITUDUH TIDAK UMUM??? Saya memakai jubah di situ itupun tidak sering. kalaupun pake jubah saya melihat kondisi setempat, dan masyarakat sudah paham. Apa salah saya kok HANYA SAYA yang dikatakan "TIDAK UMUM", "KURANG BISA MENERAPKAN", "SAKLEG", dll...???
==================================

3. MENGENAI JENGGOT


- Saya mengatakan bahwa memelihara jenggot itu SUNNAH Rasulullah. Dan bagisiapa saja yang tidak tumbuh jenggot maka tidak perlu susah2 menumbuhkannya, dan bagi yang tumbuh jenggot saya membolehkan untuk memotong yang melebihi genggaman, dan orang umum yang belum paham saya tidak mencela dan menyesatkannya. 


- Mereka menanggapi bahwa anehnya saya ini ekstrim dan mereka mengatakan saya berpendapat haram mencukur jenggot, dll..

- Saya timpali, saya sudah menulis di blog mengenai jenggot bahkan di status Facebook saya jauh-jauh hari. Apakah mereka cuma melihat JUDULNYA saja TANPA MEMBACA kemudian langsung MENYIMPULKAN SAYA ISLAM GARIS KERAS???? Allahul musta'an....


- Mereka menanggapi bahwa saya ini pengikut ulama A dan pengikut ulama B...
- Saya timpali : Okelah kita bermain fair, saya mengikuti ulama A dan mengikuti ulama B... TAPI SAYA TIDAK TA'ASHUB atau FANATIK BUTA terhadap Ulama A dan Ulama B.... Saya cuma Ta'ashub kepada Rasulullah.... Dan saya tidak menutup kemungkinan akan mengambil kebenaran dari ulama-ulama yang sejalan dengan mereka jika itu berupa kebenaran....
==================================
INGAT...!!! Ketika saya memosting tentang pakaian dan penampilan baik dari cingkrang, cadar, jubah, jenggot ITU TIDAK SEDANG MENGINGKARI QOUL KEDUA, namun menjelaskan bahwa MUSLIM YANG CINGKRANG, BERJENGGOT dan MUSLIMAH YANG BERCADAR BUKANLAH CIRI-CIRI TERORIS ATAU ISIS ATAU JARINGAN ISLAM GARIS KERAS.....


JIKALAU TERPAKSA MEREKA MENGATAKAN SAYA ISLAM GARIS KERAS, LALU BAGAIMANA DENGAN MEREKA DARI KALANGAN NU YANG JUSTRU MEWAJIBKAN CADAR....???? BUKANKAH LEBIH EKSTRIM DAN KERAS DARIPADA SAYA....????
Semoga Allah memudahkan diri saya yang berniat baik dan lurus untuk segera menikah menghindari fitnah dunia serta lebih menjaga harga diri saya pribadi. Aamiin....


Intinya, yang mereka cari dari saya apa???
Mencari kesalahan kah???
Bukankah mereka juga mengakui bahwa Cingkrang, Cadar , jenggot itu juga ada dalam madzhab mereka???
Buktinya??? 
Istri dari Imam Syafi'i memakai cadar, dan hanya 1 matanya saja yang terlihat.....
Lantas, saya salah dimana??
Bukankah kita ternyata sejalan jika di logika...????
Bukankah soal ARABISASI juga banyak bahasa Indonesia yang mengambil dari bahasa Arab?? Dengan istilah "KATA SERAPAN"...??

** Kata serapan dalam penamaan hari
Ahad = Ahad
Senin = Itsnain
Selasa = Tsalatsa
Rabu = Arba'
Kamis = Khomis
Jumat = Jum'ah
Sabtu = Sab'u

** Kata serapan lain yang diambil dari bahasa Arab :
- Musyawarah
- Adab
- Halal
- Haram 
- dan masih banyak lagi....

Semua kegiatan kehidupan kita tidak terlepas dari ARABISASI.... 
Dari bangun tidur hingga tidur lagi.... 
dari lahir hingga mati.... 
dari masalah terkecil hingga yang terbesar.... 
Apalagi kita seorang MUSLIM..... 


========================================

Uneg-uneg dalam kepala saya. dan kita bermain fair, bisa jadi mungkin BELUM SAMPAINYA ILMU KEPADA SAYA.....


Selesai ditulis di Banaran, Pabelan, Kartasura, Solo

Tanggal 03 Agustus 2014.
pada jam 18.43 WIB (Pas ketika adzan Isya' Berkumandang)


Al Faqiir Ilaa Robbihi
(Rizqianto Hermawan)

Post Comment

Poskan Komentar

Tinggalkanlah Komentar yang ahsan. Buuriktum Fiih....

 
Top