2
SAAT INI, MENGAPA WAHHABI SESAT ABDUL WAHAB BIN ABDURRAHMAN BIN RUSTUM MALAH DINISBATKAN KE MUHAMMAD BIN ABDUL WAHAB ?

Dakwah yang dibawa oleh Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab yang didukung oleh Al-Imam Muhammad bin Su'ud -Rahimuhumallah-, adalah dakwah yang tegak diatas kitabullah dan Sunnah Rasulullah Shollallahu ‘alaihi wa sallam yang shahih, dan beliau menjauhkan semua yang bertentangan dengan keduanya, mereka mendakwahkah tauhid, melarang berbuat syirik, mengajak umat kepada Sunnah dan menjauhinya kepada bid‘ah, dan ini merupakan Manhaj Dakwahnya para Nabi dan Rasul.

Kondisi inilah yang membuat resah kaum munafikun dan imperialis, karena dakwah Muhammad bin 'Abdul Wahab berhasil menumbuhkan keimanan umat islam dan menyatukan umat. Sehingga, untuk menciptakan permusuhan di tengah Umat Islam, kaum Imperialisme dan kaum munafikun memancing di air keruh dengan menyematkan baju lama (Wahabi) dengan berbagai atribut penyimpangan dan kesesatannya untuk menghantam dakwah Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab atau setiap dakwah mana saja yang mengajak untuk memurnikan Islam. Karena dakwah beliau sanggup merontokkan kebatilan, menghancurkan angan-angan kaum durjana dan melumatkan tahta agen-agen asing, maka dakwah beliau dianggap sebagai penghalang yang mengancam eksistensi mereka di negeri-negeri Islam.

Contohnya: Inggris mengulirkan isu Wahabi di India, Prancis menggulirkan isu Wahabi di Afrika Utara, bahkan Mesir menuduh semua kelompok yang menegakkan dakwah tauhid dengan sebutan Wahabi, Italia juga mengipaskan tuduhan Wahabi di Libia, dan Belanda mengangkat isu Wahabi di Indonesia, bahkan menuduh Imam Bonjol yang mengobarkan perang Padri sebagai kelompok yang beraliran Wahabi. Semua itu, mereka lakukan karena mereka sangat ketakutan terhadap pengaruh murid-murid Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab yang mengobarkan jihad melawan Imperialisme di masing-masing negeri Islam.

Tuduhan buruk yang mereka lancarkan kepada dakwah beliau hanya didasari 3 faktor:

1. Tuduhan itu berasal dari para tokoh agama yang memutarbalikkan kebenaran, yang haq dikatakan bathil dan yang bathil dikatakan haq, keyakinan mereka bahwa mendirikan bangunan dan masjid di atas kuburan, berdoa dan meminta bantuan kepada mayit dan semisalnya termasuk bagian dari ajaran Islam. Dan barangsiapa yang mengingkarinya dianggap membenci orang-orang shalih dan para wali. Na'udzubillah...

2. Mereka berasal dari kalangan ilmuwan namun tidak mengetahui secara benar tentang Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab dan dakwahnya, bahkan mereka hanya mendengar tentang beliau dari pihak yang sentimen dan tidak senang Islam kembali jaya, sehingga mereka mencela beliau dan dakwahnya sehingga memberinya sebutan Wahabi.

3. Ada sebagian dari mereka takut kehilangan posisi dan popularitas karena dakwah tauhid masuk wilayah mereka, yang akhirnya menumbangkan proyek raksasa yang mereka bangun siang malam.

Fitnah-fitnah semacam inlah yang terus dilancarkan oleh musuh Islam sehingga mereka menjadi antipati dan membeci pengajaran syaikh Muhammad bin Abdul Wahab. Para kaum yang tidak menyukai Islam telah “berhasil” menakuti dan menjauhkan umat islam dari ajaran syaikh Muhammad bin Abdul Wahab dengan mempropagandakan sebutan WAHHABI, padahal WAHHABI yang sesat bukanlah syaikh Muhammad tetapi WAHHABI yang dinisbatkan ke Abdul Wahab bin Abdurrahman bin Rustum.

Dan barangsiapa ingin mengetahui secara utuh tentang pemikiran dan ajaran Syaikh Muhammad (Abdul Wahab) maka hendaklah membaca kitab-kitab beliau seperti Kitab Tauhid, Kasyfu as-Syubhat, Usul ats-Tsalatsah dan Rasail beliau yang sudah banyak beredar baik berbahasa arab atau Indonesia.

Semoga umat Islam senantiasa memdapat petunjuk Allah Azza wa Jalla sehingga bisa membedakan kebenaran dan kebathilan.

Post Comment

Poskan Komentar

  1. INI WEBSITE PRO WAHABI . . .

    jelas jelas wahabi pemecah belah umat . . . .

    BalasHapus
  2. Kebencian yg membabi buta lebih2 krn kebodohan......yuuk istigfar ajja nanti kita sama2 di akhirat yang haq dan bathil akan terungkap disana.....

    BalasHapus

Tinggalkanlah Komentar yang ahsan. Buuriktum Fiih....

 
Top