0
Bersama Meniti Jejak Generasi Terbaik Umat Ini (Umat Islam).

Bantahan Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab Rahimahullah Atas Fitnah Yang Mengatakan Kalau Beliau Mengkafirkan Orang Yang Tidak Sepaham dan Tidak Mau Mengikuti Dakwahnya !!

Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab berkata :

"Saya tidak menghukumi kafir seorang muslim karena melakukan suatu dosa. Saya juga tidak menghukumi dia telah keluar dari lingkaran Islam". (Ad-Durar As-Sunniyah, I/32).

"Tuduhan kalian bahwa kami suka mengkafirkan kaum muslimin sama sekali tidak benar. Kami tidak pernah mengkafirkan kaum muslimin. Yang kami kafirkan hanyalah orang-orang musyrik." (Mu'allafat as Syaikh , bagian V, 189)

"Tuduhan kalian bahwa saya mengkafirkan semua manusia, kecuali orang yang mengikuti saya dan saya menuduh bahwa pernikahan mereka tidaklah sah. Saya benar-benar heran, bagaimana hal itu bisa masuk dalam pikiran orang yang berakal." (Ad-Durar As-Sunniyah, I/80)

"Mengenai pengkafiran, saya mengkafirkan orang lain setelah saya dan orang tersebut benar-benar mengetahui petunjuk (hadits) Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, tetapi orang tersebut kemudian malah mencaci maki beliau (Rasulullah) dan melarang orang lain mengikuti (ittiba') kepada Rasulullah. Terhadap orang yang seperti ini saya berani mengkafirkannya. Namun, syukur alhamdulillah sebagian besar umat Islam tidak seperti itu. Mengenai memerangi, kami tidak pernah memerangi siapapun, kecuali demi mempertahankan nyawa dan kehormatan. Kalau demi hal itu, kami akan berperang. Allah berfirman : "Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa (Qs. Asyura : 40). Demikian pula dengan orang yang secara nyata terang-terangan mencaci maki atau menghujat Rasulullah, setelah ia mengenal beliau". (Ad-Durar As-Sunniyah, I/83)

***

** Adapun terhadap tuduhan, ada sebagian orang yang mengatakan bahwa barang siapa yang tidak ta'at kepada beliau (Muhammad bin Abdul Wahhab) adalah orang kafir. Beliau berkata :

"Maha Suci Engkau ya Allah. Itu adalah dusta yang besar. Bahkan kami berani meminta kesaksian Allah yang mengetahui segala isi hati kami bahwa siapapun yang mengamalkan tauhid dan bersih dari syirik, kapan dan dimanapun ia, maka dia adalah seorang muslim. Kami hanya mengkafirkan orang yang mempersekutukan Allah sebagai Tuhan setelah kami jelaskan hujjah kepadanya atas batilnya kesyirikan. " (Ad-Durar As-Sunniyah, I/128)

"Masalah penting yang juga dikaburkan oleh orang yang tidak menyukai dakwah ini bahwa tidak boleh mengkafirkan orang-orang awam menurut para ulama dan tidak boleh mengkafirkan orang muslim karena melakukan suatu dosa besar. Bahwa perkataan ulama itu benar. Kami tidak pernah melakukan hal seperti itu. Berbeda dengan khawarij yang mengkafirkan orang yang berzina, atau orang yang mencuri, atau orang yang membunuh. Bahkan setiap dosa besar jika dilakukan oleh seorang muslim ia bisa menjadi kafir. Sedang menurut ahli sunnah wal jama'ah, seorang muslim itu hanya menjadi kafir kalau ia melakukan perbuatan syirik. Kami mengkafirkan para penyembah thogut karena mereka melakukan perbuatan syirik." (Tarikh Najd, karya Ibnu Ghannam, II/129-130).

Kami juga tidak berani mengkafirkan orang yang masih memiliki agama yang sah, masih terlihat baik, Nampak bersifat wira'i , berperilaku baik, mau menyampaikan nasehat kepada ummat dan masih mau mengajarkan ilmu-ilmu yang bermanfa'at kepada manusia serta menulisnya, walaupun ia bersalah dalam beberapa hal. (Ad-Durar As-Sunniyah, I/236).

[Disalin dari Kitab : Islamiyah La Wahabiyah (Hanya Islam Bukan Wahhabi) Karya : Prof. Dr. Nashir bin Abdul Karim Al-Aql.]

Sumber : Klik di Sini

=============================

Jika memang Wahabi itu takfiri, maka sungguh kenapa dakwah wahabi bisa masuk ke jajaran pemerintahan ? bahkan masuk ke ranah kepolisian Republik Indonesia.... Banyak para preman justru taubat dan mengikuti ajaran Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab, yang sebenarnya jika kita sebut pengikutnya adalah "MUHAMMADIYYAH" bukan "WAHHABI".... Abdul Wahhab adalah Ayahnya yang awalnya menentang dakwah Tauhid yang beliau bawa, namun kemudian justru ikut mendakwahkannya???

Memang ada kelompok yang menukil soal takfir dari perkataan beliau, ya, karena salah memahami maksud dari perkataan beliau mengenai takfir.....

Sebenarnya, WAHHABI ini isu darimana? Siapa yang menghembus-hembuskan isu WAHHABI??? Bukankah WAHHABI ini merupakan salah satu ASMA ALLAH yaitu "AL WAHHAB" yang artinya "YANG MAHA PENGANUGRAH"....???

Coba lihat dalam Asma'ul Husna / 99 Nama Allah, apakah ada kata "WAHHAB"....???? Silahkan Cek sendiri.....

Jika memang SALAFY yang biasa di sebut WAHHABI yang ditujukan ke Syaikh Muhammad Abdul Wahhab

Kenapa Salafy Sendiri tidak pernah memberontak kepada pemerintahan Indonesia???
Salafy Tidak pernah berdemo...??? (Masih ada pembahasan tersendiri tentang demo)

Salafy tidak pernah menteror, jangankan menteror bom, menyakiti tetangga sendiri saja itu dilarang....!!!!
Bagaimana mungkin mereka bertindak anarkis? Ketika ada gangguan di jalan saja mereka harus menyingkirkannya.....????
Dan bagaimana bisa mereka dianggap KELOMPOK RADIKAL, TAKFIRI...????
Sedangkan kepada orangtuanya yang masih awam, yang masih bermaksiat, harus dinasehati dengan akhlak yang lembut dan sama sekali tidak mengkafirkannya???
Sedangkan dengan karib kerabat harus selalu menyambung tali silaturrahim???
Sedangkan dengan tetangganya harus saling menghormati dengan akhlaq yang mulia???
Sedangkan dengan teman-temannya harus mempergaulinya dengan cara yang ma'ruf????
Bahkan dengan para pelaku dosa mereka harus lemah lembut dan berdoa memintakan ampunan kepada yang berbuat maksiat untuk diberikan hidayah dan diampuni dosa-dosanya...???
Bahkan sampai dengan orang yang berbuat syirik, kita harus selalu menegakkan hujjah dengan pelan-pelan dan lemah lembut tidak boleh langsung sembarangan mengkafirkan??????

Subhanallah..... Sungguh tudingan-tudingan tersebut amat menyesakkan dada-dada kami.... dan Kami tetaplah bersabar dengan fitnah yang ada, karena TUHAN yang akan menolong kami adalah TUHAN yang pernah menolong Muhammad Rasulullah......

Kami selalu berusaha berdakwah dengan sabar dan lemah lembut walaupun fitnah dan tudingan selalu deras mengalir.......

Bukankah Rasulullah pernah mengalaminya???? 

Rasulullah membawa dakwah tauhid, dituding dan difitnah sebagai penyihir??? 
Difitnah sebagai pemutus tali silaturrahim??? 
Bahkan pernah Rasulullah pernah di lempari batu hingga berdarah, pernah di ludahi dan lain halnya...????
Ingatkah ketika Rasulullah dilempari batu oleh penduduk Tha'if, dan Malaikat penjaga gunung marah agar diberikan izin untuk membalikkan gunung tersebut menimpa penduduk Tha'if???
Tapi Kenapa justru Rasulullah melarang dan malah mendoakan mereka, agar dari tulang-tulang sulbi serta rahim-rahim mereka lahir generasi yang akan mendakwahkan TAUHID.....

Ya benar, beginilah ujian kita mendakwahkan TAUHID....!

Ingatkah bagaimana ASWAJA NU di Sampang Madura, dikatakan sebagai WAHHABI karena mengusir SYI'AH dan mengajak masyarakat untuk kembali kepada AL QURAN dan AS SUNNAH sesuai pemahaman SALAFUL UMMAH???

MUHAMMADIYAH pun di tuding sebagai WAHHABI karena terlalu banyak mereka merujuk kepada ULAMA SALAF. dan mengajak manusia untuk kembali kepada AL QURAN dan AS SUNNAH sesuai pemahaman Salafush Sholih...???


PKS pun tidak lepas dikatakan sebagai WAHHABI karena juga memusuhi SYI'AH dan mengajak manusia untuk kembali kepada AL QURAN dan AS SUNNAH sesuai pemahaman SALAFUL UMMAH....???

Siapapun mereka, berada di bawah organisasi mana mereka, jika mereka mendakwahkan TAUHID, maka akan banyak dimusuhi para musuh ISLAM....

Namun tetap, kenapa SALAFY yang jadi sasaran utama mengenai isu WAHHABI....!!!

Ya, karena mereka paling getol untuk terus mendakwahkan TAUHID, dakwah PARA NABI DAN RASUL....!

Buktinya??? 

Ya, selalu ada perkataan "SAWAH" maksudnya adalah "SALAFY WAHHABI"

Hasbunallaah wa Ni'mal Wakiil.............
Hasbunallaah wa Ni'mal Wakiil.............
Hasbunallaah wa Ni'mal Wakiil.............
Hasbunallaah wa Ni'mal Wakiil.............
Hasbunallaah wa Ni'mal Wakiil.............
Hasbunallaah wa Ni'mal Wakiil.............

Dakwah untuk kembali kepada Al Quran dan As Sunnah sesuai dengan pemahaman Salaful Ummah (Salafush Sholih) ujiannya sangat berat......

Post Comment

Poskan Komentar

Tinggalkanlah Komentar yang ahsan. Buuriktum Fiih....

 
Top